Begawi Pineng Negerabung Sanggagh

Begawi Pineng Negerabung Sanggagh

Begawi Pineng Ngerabung Sanggagh. Gawi Pineng Ngerabung Sanggagh merupakan upacara adat perkawinan tertinggi pada masyarakat adat pepadun khususnya masyarakat Abung Siwo Migo. Begawi Pineng Ngerabung Sanggagh dimaksudkan juga bahwa acara Begawi Adat Lampung dilaksanakan di dua tempat, yakni di tempat mempelai pria dan di tempat mempelai wanita atau biasa juga disebut dengan Begawi Dijjo Dinenei (Begawi disini dan disana).

Secara bahasa, pineng bermakna lamar. Dimana prosesi pineng merupakan cara yang paling terhormat bagi seorang pria untuk melamar pujaan hatinya. Yang menjadi kendala dalam prosesi ini adalah dibutuhkannya dana yang besar, sehingga banyak kalangan yang menggunakan cara lain seperti lapah bubbay atau sebambangan atau juga sering disebut kawin lari.

Secara garis besar Pineng Ngerabung Sanggagh bermakna, Pineng berarti langkah-langkah atau cara, Ngerabung artinya memancung atau memotong, sedangkan Sanggagh artinya tempat ayam bertelur/sangkar.

Di dalam Begawi Pineng Ngerabung Sanggagh ini terdapat beberapa upacara adat seperti Cangget Pilangan, Ider Damagh, Mandi Kesudan dan yang terakhir adalah Ngerabung Sanggagh dan Ngittar Kepilangan Anjak Lunjuk.

Cangget Pilangan Gawi Pineng Ngerabung Sanggagh

Cangget Pilangan Gawi Pineng Ngerabung Sanggagh merupakan prosesi adat Lampung dimana ia dipinang oleh seorang pemuda. Prosesi ini menggambarkan perpisahan sang gadis yang akan mengakhiri masa lajangnya dan akan menjadi seorang istri.

Cangget Pilangan merupakan salah satu rangkaian dari Begawi Pineng Ngerabung Sanggagh.

Selain mempelai wanita (pilangan) yang melaksanakan Tari Cangget, masyarakat adat setempat khususnya para mulei aris dan menghanai aris juga melaksanakan tari cangget sebagaimana biasanya prosesi Begawi Adat Lampung.

Berikut salah satu video Cangget Pilangan Begawi Pineng Ngerabung Sanggagh:

Cangget Pilangan Begawi Pineng Nger...
Cangget Pilangan Begawi Pineng Ngerabung Sanggagh [ADAT LAMPUNG]

Pineng Ngerabung Sanggagh kali ini dilaksanakan oleh Ginda Mutiara Subing, S.Pd., anak Suttan Puset Mergo Subing dari Anek (Desa) Rajabasa Lama, yang dipineng oleh Edo Firnanda, S.Hut., anak Suttan Yang Suttan dari Anek (Desa) Labuhan Ratu, Lampung Timur.

Prosesi Cangget Pilangan dilaksanakan pada Rabu, 4 Desember 2019, malam. Pada malam itu juga dilaksanakan Ider Damagh yang bisa dilihat dipostingan selanjutnya.

Demikianlah pembahasan tentang Begawi Pineng Ngerabung Sanggagh ini, mudah-mudahan cukup jelas dan bisa membantu.

Recommended For You

About the Author: Guntur Subing

Memiliki hobi tulis menulis dan mengelola blog. Moto; "Bersemangat dalam Pengembangan Diri dan Terus Belajar Sampai Akhir Hayat"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.