Blog Antara Hobi dan Profesi

Blog Antara Hobi dan Profesi

Blog merupakan sarana untuk menyampaikan informasi, baik informasi yang berisikan data, berita maupun cerita. Blog juga sarana bagi mereka yang hobi menulis untuk melampiaskan apa yang ada di dalam pikirannya. Bagi yang hobi menulis, jika tak menuliskan apa yang dipikirkannya maka seperti memiliki beban. Jika beban itu tak dimuntahkan maka ia seperti belenggu yang menyiksa.

Pada sisi lain, blog mengubah dirinya menjadi platform yang menghasilkan pendapatan. Sehingga saat ini banyak orang-orang yang mengembangkan blog untuk menampung para peselancar yang mencari informasi di dunia maya demi mendapatkan uang.

Berubahnya platform blog dari yang sekedar hobi menjadi profesi tentu pilihan yang sangat spekulatif. Apalagi blog dengan trafik yang kecil tentunya membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Setidaknya, bagaimana menghasilkan trafik yang tinggi jika tidak ditunjang dengan konten yang berkualitas dan pilihan artikel yang menarik.

Baca juga: Analisis SWOT ; Potensi Blog untuk Generasi Muda

Berbeda dengan portal berita yang ditunjang dengan personal yang banyak. Portal berita menjadi sarana yang menggunakan platform digital yang banyak digunakan hampir setiap orang saat ini. Ibarat bekerja sendiri akan lebih sulit dibandingkan dengan bekerja dengan gotong royong. Tetapi yang pasti membutuhkan biaya yang besar, seperti biaya operasional dan gaji para karyawan. Belum lagi masalah perizinan.

Memang dalam aspek hukum dan ekonomi akan lebih kuat dibandingkan dengan mengelola blog secara personal.

Saat ini, banyak yang sudah memanfaatkan hobi menjadi profesi sampingan dan bahkan yang utama. Banyak hobi yang sudah berkembang dan menjadi sesuatu yang menghasilkan. Sudah bersenang-senang karena hobi, ditambah lagi dengan hasil yang memuaskan. Siapa si yang tidak mau memperoleh kesenangan dan menghasilkan.

Baca juga: Mencari Uang Dengan Blog

Saya berpendapat bahwa blog memiliki nilai yang sama antar hobi dengan kesenangan. Tetapi memang membutuhkan waktu, tidak seperti menulis artikel dan mengirimkannya ke koran. Pada saat itu juga kita langsung mendapatkan hasil berupa fee dari koran yang menerbitkan tulisan yang kita kirim. Saya dulu melakukannya pada saat mahasiswa, dan fee yang saya peroleh juga lumayan untuk uang jajan dan membeli buku-buku terbitan baru sebagai bahan bacaan untuk otak.

Blog lebih baik menjadi profesi ketika kita telah menanamkan pondasi yang kuat. Terutama tekanan otak dan perasaan. Hati dan pikiran akan selalu kita peras. Otak akan selalu diputar untuk mencari ide-ide baru. Dengan kondisi itu maka secara fisik kita pun akan terpengaruh. Hubungan secara sosial baik dengan keluarga dan orang sekitar juga akan ikut terpengaruh.

Baca Juga: Menjadi Blogger Sepenuh Hati

Untuk awal-awal jadikanlah proses blogging sebagai sarana hobi dan bersenang-senang. Tidak harus untuk hal-hal yang serius. Kita harus tetap memiliki karakter kita masing-masing sesuai dengan tujuan awal kita ngeblog.

Recommended For You

About the Author: Guntur Subing

Memiliki hobi tulis menulis dan mengelola blog. Moto; "Bersemangat dalam Pengembangan Diri dan Terus Belajar Sampai Akhir Hayat"

2 Comments

  1. Saya suka dengan saran penulis, memang sebaiknya blogging dijadikan hobi untuk bersenang-senang, lantaran banyak saat ini blogger yang ingin bimsalabim lasngsung dapat untung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.