Jadi Blogger Sepenuh Hati

Jadi Blogger Sepenuh Hati

Jadi Blogger Sepenuh Hati. Pernahkah ada yang berpikir untuk bercita-cita menjadi Blogger? Saya kira mungkin tidak ada, ngeblog bagi sebagian orang mungkin hanya dijadikan untuk menyalurkan hobi atau bisa juga hanya sekedar iseng untuk mengisi waktu luang. Kondisi ini akan sangat berbeda dengan mereka yang bekecimpung menjadi Youtuber.

Saat ini banyak anak-anak yang bercita-cita ingin menjadi Youtuber, mengingat begitu besarnya popularitas Youtuber dan banyaknya artis yang bermain Youtube.

Kembali lagi ke permasalahan Ngeblog.

Ngeblog merupakan aktivitas yang jauh berbeda dengan Ngeyoutube. Memang keduanya memerlukan tindakan yang terkonsep dan pengetahuan yang luas. Tapi, untuk ngeblog, kamu tidak perlu pandai berakting dan fasih berbicara di depan kamera, yang kamu harus kuasai adalah “menulis”.

Baca Juga: Cara Menghasilkan Uang Dari Youtube

Sebagian besar Blogger adalah orang-orang yang bermain di belakang layar dan berkutat dengan konsep.

Namun, saat ini kita dihadapkan pada banyaknya blogger yang kepincut ngeblog karena untuk menghasilkan uang. Menggebu. Terburu-buru. Akhirnya mati kutu. Kenapa?

Karena, semua yang dihadapi begitu keras, persaingan saat ini begitu ketat. Bukan hanya antar blogger, tetapi juga, wilayah blogger sudah dimonopoli oleh para pemilik media besar. Media online yang mereka kelola, masuk ke ranah para blogger dan lambat laun menyingkirkan mereka yang kecil-kecil, belum punya modal, apalagi tahap belajar.

Baca Juga: CPM Indikator Penting Bagi Blogger dan Youtuber

Saya bukan bermaksud untuk mematahkan semangat para blogger untuk berlomba bersaing dengan pemain besar. Tetapi, inilah realita yang harus dihadapi. Berani berkecimpung, berarti berani menghadapi kenyataan.

Jika tujuan ngeblog adalah hobi

Kalau ngeblog adalah hobi, tidak masalah jika tidak menghasilkan uang, toh apa yang telah dituangkan menjadi tulisan adalah suatu kepuasan batin tersendiri. Puas rasanya telah menghasilkan karya, puas rasanya tulisannya dibaca oleh orang lain dan sebagainya.

Jikalau hobi itu pada saatnya nanti menghasilkan uang, itu juga menjadi sebuah kebanggaan. Kerja jadi rileks, jauh dari beban.

Tujuan ngeblog menghasilkan uang

Jika tujuan ngeblog di awal sudah ditanamkan untuk menghasilkan uang, maka harus siap menghadapi beragam konsekuensi. Ngeblog, tidak cukup hanya mengandalkan 100 artikel, angin-anginan dan sekadarnya saja.

Baca Juga: 10 Cara Menghasilkan Uang dari Blog

Ini menceritakan pribadi saya sendiri, tidak terkait dengan orang lain. Setelah hampir enam tahun saya berkecimpung di dunia blogger, saya merasakan betapa progres yang lambat, karena begitu banyak tuntutan yang harus dipenuhi, sehingga merawat blog juga kadang terabaikan, tidak sepenuh hati.

Kenapa? Karena hasil yang didapatkan tidak sesuai dengan ekspektasi.

Ini yang menyebabkan saya seperti tidak bersemangat, seperti semangat pada waktu mendaftar Google Adsense. Jika tujuan ngeblog adalah uang, maka semangat yang ditanamkan bukan hanya pada saat mendaftar Google Adsense, tetapi setelahnya.

Bagaimana dibutuhkannya sebuah aksi yang konsisten dalam membangun blog menjadi besar dan berkembang. Bagaimana blog terus menjadi passive income dan bergaji setiap bulan.

Dan yang pasti, bagaimana merawat blog agar Google Adsense tidak dinonaktifkan. Hehehe… Nasib..

Pasca GA saya dinonaktifkan, saya berkelana ke perusahaan serupa, ada banyak pilihan disana, tetapi tak ada yang bisa memuaskan dibandingkan dengan GA. Di GA saja tidak memuaskan dengan trafik mencapai 50.000 pageview per bulan, dengan gajian hampir setiap 10 bulan sekali, apalagi dengan penyedia lainnya. Coba bayangkan. Pageview yang begitu banyak, hanya menghasilkan uang $10-15 per bulan.

Akan berbeda jika trafiknya berasal dari negara-negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Australia dan Selendia Baru. Dijamin, kamu bakal gajian setiap bulan jika traffik berasal dari negara-negara itu.

Merasa inferior? Begitulah kenyataannya, kita dibayar murah jika trafiknya berasal dari Indonesia.

Lebih parahnya lagi, jika blog kamu ingin bekerjasama dengan alternatif GA yang premium, kamu akan kesulitan untuk mendaftar jika tidak memiliki trafik dari negara-negara utama tadi. Sudah puluhan penyedia layanan periklanan premium saya hubungi, tapi mereka tidak bisa menerima dengan alasan top 3 trafik bukan berasal dari negara-negara yang saya sebutkan tadi.

Jika ingin serius ngeblog

Jika ingin serius ngeblog, ada beberapa saran dari saya, ini juga termasuk hasil refleksi saya pribadi untuk mengingatkan diri saya sendiri.

Jika ingin serius ngeblog, kamu harus siap menerima konsekuensi dan berkomitmen untuk aktif update artikel setiap hari, minimal 3 kali seminggu.

Jika kamu pandai dalam bahasa inggris, cobalah untuk menjangkau trafik-trafik negara utama yang saya sebutkan di atas, itu akan sangat berguna sekali. Anda akan mendapatkan penyedia periklanan premium yang sanggup membayar mahal tayangan iklan di bog anda.

Tidak menjiplak. Ini adalah kunci bagi seorang blogger, karena Google (untuk saat ini, dia adalah penguasanya, jadi jangan bermain-main, hehe) dan penyedia layanan periklanan lainnya sangat membenci jika isi blog adalah jiplakan, copy paste, pencurian konten dari milik orang lain. Tindakan itu tidak hanya merugikan orang lain, tapi juga merugikan diri sendiri

Dunia ini adalah dunia tulis menulis, yang sangat banyak sekali praktek plagiarisme. Jadi kamu harus berhati-hati.

Sebagai contoh, saya memiliki portal berita online, dimana dalam tayangan artikelnya bekerjasama dengan beragam pihak, dan konten berita yang disampaikan hampir sama dengan media nasional dan media lokal, disini, saya kesulitan untuk mendapatkan rangking page one google, karena kalah bersaing dengan media besar. Juga, artikel berita yang sama ini, terkadang tidak terindeks oleh google karena dianggap tidak orisinil. Ini sangat merugikan.

Baca Juga: Efek SEO untuk Blog: Sebuah Pembelajaran

Mengapa saya bicara seperti ini? Karena setelah saya mempelajari dan mengamati, ternyata ada banyak penyedia layanan periklanan premium yang sanggup menghasilkan bayaran lebih mahal di banding Google Adsense, tapi persayaratannya lebih sulit. Selain trafik yang tinggi mereka juga mengharuskan orisinalitas tulisan yang kita buat, kita diminta untuk memberikan konten yang berkualitas dan tidak menjiplak, mencuri dan perbuatan tercela lainnya.

Lalu apa saja periklanan premium alternatif Google Adsense? Disini saya tidak rinci menyebutkannya, tetapi kamu bisa memilih antara Ezoic, Monumetric, AdPushup, optAd360, Valueimpression, Mediavinedan para partner google bersetifikat lainnya.

Mengapa mereka bisa membayar lebih mahal dibanding GA? Karena mereka sebagai pihak ketiga dan ada juga yang berfungsi sebagai Multiple Customer Manager (MCM), yang mengelola inventori periklanan di Google Ad Manager.

Jika di GA, kamu pasrah menyerahkannya kepada mesin dan kita tidak tahu mana yang mahal dan mana iklan yang murah, apalagi tidak menggunakan Google Ad Manager untuk mengelola inventori kamu, maka akan sangat sulit untuk gajian setiap bulan. Apalagi, kadang tiap harinya kamu akan melihat statistik yang justru membingunkan, kenapa pendapatan GA malah berkurang dengan klik yang tambah banyak? Kita sepenuhnya tidak mengerti dan memahami seluk beluk yang ada. Maka pengelolaan itu kita serahkan kepada pihak ketiga yang memiliki Bargaining Position yang saling menguntungkan.(***)

Recommended For You

About the Author: Guntur Subing

Memiliki hobi tulis menulis dan mengelola blog. Moto; "Bersemangat dalam Pengembangan Diri dan Terus Belajar Sampai Akhir Hayat"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.