Potensi Blog Untuk Generasi Muda dan Tantangannya

Potensi Blog Untuk Generasi Muda dan tantangannya ; Blog, Internet dan Generasi Muda pada era milenium saat ini merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan dan memiliki potensi yang luas. Bagimana tidak, keseharian generasi muda saat ini tidak bisa dilepaskan dengan gadget. Gadget merupakan tool yang bisa digunakan oleh para pemuda untuk mengakses internet dan tak terkecuali blog. Siapa yang tidak kenal dengan Google, Gmail, Yahoo dan lainnya.
potensi blog untuk generasi muda
Potensi Blog Untuk Generasi Muda

Bagi yang hobi tulis menulis (baca: Menulis-Membaca Antara Kata dan Makna dan Ketika Menulis Adalah Kebutuhan), blog adalah sarana untuk mengungkapkan pemikiran mereka . Blog adalah sarana aktualisasi bagi generasi muda untuk terus berkreasi dan mencipta. Artinya, Blog adalah ranah potensial untuk mengembangkan kreatifitas, imajinasi bagi para generasi muda baik dari pelajar dan mahasiswa yang sedang berjuang dan berproses Menuju Sukses

Blog dan internet pun saat ini bukan hanya milik mereka yang tinggal di kota-kota besar. Tetapi telah merambah ke pelosok-pelosok desa. Dengan demikian, mereka yang di desa-desa terpencil pun sudah mengenal dengan yang namanya blog dan internet. Potensi besar tersebut adalah pasar untuk dunia global dan generasi muda. Dari fungsi blog untuk mencari informasi dan menambah pengetahuan tersebut terdapat celah atau ceruk pasar yang bisa diambil.

Artinya, untuk kedepan potensi blog untuk generasi muda masih sangat potensial untuk terus dikembangkan dan dimanfaatkan sebaik mungkin dan tergantung dari tujuan masing-masing individu generasi muda dalam mengembangkan potensi blog tersebut. Kehadiran sebuah blog untuk bersaing di mesin pencari seperti google (baca: Asiknya Blogging ; SEO Yang Menantangdan yang lainnya adalah tantangan tersendiri yang sepertinya butuh waktu untuk terus belajar dan mengembangkannya secara perlahan. (baca: Sedikit Demi Sedikit Lama-lama Menjadi Bukit).

Menerapkan blog untuk menjadi passion seorang generasi muda seperti mereka yang terinspirasi dari hobi, dan menerapkan hobi tersebut menjadi potensi bagi dirinya. Hobi yang semula hanya untuk kesenangan dapat pula berubah menjadi sesuatu yang lebih dan bermanfaat bagi dirinya sendiri maupun orang lain.

Dari segala macam potensi blog untuk generasi muda tersebut, kita bisa mempelajarinya dengan seksama. Dapat mengamati setiap perkembangan dunia blog ini bagi generasi muda dan langkah-langkah strategis demi mencapai blog yang potensial dan sukses. Sudah banyak contoh para blogger yang sukses yang memberikan jejak kepada kita bahwa sukses itu tergantung dari passion dan ketekunan kita dalam mengembangkan potensi blog khususnya bagi generasi muda. Lihat saja orang-orang yang sukses seperti Michael Arington (TechCrunch.com), Kara Swisher (All Things D), Larry Dignan (ZD Net), Henry Blodget, Mike Masnick (Techdirt) dan banyak lainnya.

potensi blog untuk generasi muda
KaraSwisher, Salah satu blogger sukses
Memanfaatkan Ceruk Pasar Blog

Ceruk pasar adalah potensi untuk mengembangkan blog dan memberikan informasi bagi mereka yang membutuhkan. Persaingan dalam dunia blog juga saat ini tidak bisa dipisahkan dari banyaknya pasar yang hadir, jadi pada saat terdahulu pemuda adalah konsumen dari para blogger yang hadir lebih dulu, tetapi pada saat ini generasi muda tersebut telah berubah menjadi pesaing dan siap bersaing dengan mereka yang telah mapan.
Dalam persaingan dunia blogging kita dihadapkan pada situasi yang berbeda, niche yang digambarkan khusus untuk mendulang trafik dengan spesialisasi masing-masing telah diisi oleh mereka yang lebih dulu mengenal blogging. Dalam persaingan model tersebut, artinya generasi muda memiliki tantangan yang besar. Tantangan untuk menghadapi para raksasa blogging.

Tantangan dari berbagai generasi muda tersebut memberikan dampak yang cukup beragam. Dengan kondisi tersebut, generasi muda ditantang untuk menghadirkan konten yang unik, bermanfaat, relevan dan berimbang. Memanfaatkan ceruk pasar pada dunia blog tersebut, dengan konsep siapa yang bertahan dia akan memenangkan persaingan. Karena mesin atau robot yang diterapkan oleh Google, Yahoo dan mesin pencari lainnya juga menerapkan robot dan memiliki persaingan didalamnya.(Baca: Asiknya Blogging ; SEO Yang Menantang). Inilah gambaran ceruk pasar yang terjadi pada Potensi Blog Untuk Generasi Muda dan tantangannya.

Tentu pada situasi yang demikian, berhadapan secara langsung akan memiliki dampak negatif bagi kita pendatang baru. Sebagai pendatang baru di wilayah ini sebaiknya kita mempelajari terlebih dahulu. Mengikuti prosesnya step by step dan mengikuti irama yang sedang berlangsung. Apabila kita berhadapan head to head tanpa persiapan yang matang maka saya rasa itu sama saja memberikan jalan kita untuk semakin terpuruk.
Memanfaatkan Media Sosial dan Lainnya

Namun, kondisi tersebut yang diungkapkan sebelumnya tidak bisa dijadikan untuk mengecilkan hati bagi para generasi muda untuk terus berkarya pada blog. Kehadiran media sosial yang lebih dikenal dengan microblogging seperti facebook, twitter, instagram, path dan lainnya bisa juga dimanfaatkan sebagai kendaraan untuk mengambil pasar yang ada. Fenomena media sosial telah menggejala, media sosial semakin hari semakin tumbuh dengan formatnya yang berbeda-beda. Masing-masing mengusung keunggulan dibidangnya sehingga memudahkan kita untuk saling berbagi; berbagi tentang cerita, aktifitas, foto, video dan sebagainya melalui postingan-postingan didalamnya.

potensi blog untuk generasi muda

Berkembangnya media sosial bisa juga dikatakan menggeser posisi blog. Tetapi tidak semua geseran itu terjadi pada blog. Karena konten yang diperoleh pada media sosial terbatas oleh ruang. Ruang yang sempit pada media sosial memang lebih efektif dan efisien pada sisi iseng, tetapi tidak pada sisi serius dan kemanfaatan yang lebih luas. (baca juga: Facebook dan Menurunnya Daya Menulis )
Kemanfaatan yang lebih luas tersebut ada pada blog. Jawaban-jawaban yang hadir pada kebutuhan ada pada blog dan bisa kita manfaatkan untuk mengisi sempitnya ruang media sosial untuk menghadirkan blog. Blog adalah jawaban dari sisi yang sempit tersebut. 
Tersedia banyak layanan untuk mendapatkan fasilitas blog baik yang gratis maupun berbayar. Yang gratis kita bisa memakai blogger maupun wordpress. Untuk berbayar kita bisa memanfaatkan beragam layanan untuk memperoleh hosting maupun domain.


Hambatan dan Tantangan

Semua bermula dari paradigma atau persepsi yang kita bangun. Ketika hambatan yang dihadapkan oleh para pemuda tersebut berubah menjadi motivasi dan tantangan yang harus dihadapinya maka hambatan itu akan pudar. Pemuda dengan jiwanya yang berapi-api tidak akan pernah surut dan berpantang ketika dihadapkan dengan tantangan.
Begitu halnya dengan dunia blog, blog adalah tantangan dan bukan hambatan bagi generasi muda. Blog adalah tempat tantangan tersebut, blog adalah tempat untuk mencurahkan hambatan menjadi tantangan kemudian menjadi kreatifitas yang bisa menjadikan pemuda lebih produktif. Produktifitas inilah potensi pemuda dalam blog.
Sebagai manusia kita dituntut untuk terus berproduksi. Karena produksi yang positif, kreatif dan inovatif ini yang membedakan manusia dengan mahluk ciptaan Tuhan lainnya. Menerapkan strategi dalam mengubah hambatan menjadi tantangan tidaklah mudah, tapi disitulah sisi menariknya. Apalagi ketika kita berhadapan dengan persaingan di dunia maya, bukan kita berhadapan secara langsung tetapi kreatifitas di dunia maya tersebut. Kreatifitas itulah yang akan berkompetisi didalamnya.

Untuk mengubah hambatan-hambatan tersebut menjadi tantangan yang akan kita hadapi adalah dengan menganalisisnya melalui Analisis SWOT Potensi Blog Untuk Generasi Muda. Bagaimana kita memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada tersebut menjadi pegangan unggulan dalam menghadapi hambatan dan ancaman yang ada. Sehingga tantangan yang kita hadapi dapat kita atasi secara berkala.

Kenapa berkala? karena dengan tahapan-tahapan tersebut kita bisa belajar secara seksama dan lebih bertahan lama dibanding dengan yang instan-instan. Bahwa yakinlah Siapa Yang Akan Menanam Ia Akan Memanen. Sekarang saatnya kita menanam dan akan memanennya di kemudian hari.

Globalisasi adalah Anugerah

Globalisasi yang terjadi saat ini adalah anugerah bagi yang bisa memanfaatkannya. Tetapi ia bisa menjadi petaka tatkala globalisasi tersebut tidak mampu untuk dimanfaatkan secara benar. Globalisasi akan menjadi hantu dan menyingkirkan mereka yang tidak mampu bersaing, terutama pada dunia teknologi informasi. Artinya kita butuh yang namanya peningkatan daya saing. Penerapan intellectual capital pada teknologi informasi adalah raja pada dinamika internet. Karena salah satu alat untuk menguasai dunia adalah dengan menguasai teknologi informasi. Dan teknologi informasi tidak akan berjalan dengan optimal tanpa adanya intellectual capital.

Pemuda adalah harapan untuk menguasai teknologi informasi tersebut. Generasi muda Indonesia adalah harapan bangsa untuk mengembangkan potensinya dalam menghadapi globalisasi. Artinya ditangan pemuda Indonesia teknologi informasi dapat berhasil dengan maksimal.

Blog adalah sarana untuk mengaktualisasikan potensi generasi muda tersebut. Blog adalah salah satu bentuk globalisasi pada era milenium dan harus dikuasai. Barang siapa yang bisa menguasai teknologi informasi maka ia akan menguasai dunia. Ia akan memenangkan persaingan global.
Anugerah globalisasi ini bisa kita manfaatkan dengan mengembangkan blog yang sesuai dengan hobi masing-masing, karena keunikan manusia yang satu dengan yang lainnya berbeda. Beda kepala maka beda isi pemikirannya. Begitu juga dengan blog, blog berangkat dari pemikiran dan tentunya didalamnya adalah gambaran dari siapa yang membangun blog tersebut. Isi blog tersebut adalah cerminan dari siapa pemiliknya. Mari kita manfaatkan potensi blog untuk generasi muda agar pemuda Indonesia menguasai dunia.

potensi blog untuk generasi muda

Agar bangsa indonesia dengan potensinya, dan dengan adanya bonus demografi yang terjadi pada era kita saat ini dapat kita manfaatkan. Masa depan blog masih sangat cerah, generasi muda masih dengan luas dapat memanfaatkan potensi tersebut menjadi sebuah kekuatan bagi kebangkitan generasi muda Indonesia.

Itulah sekelumit kisah yang bisa saya sampaikan pada kompetisi Potensi Blog Untuk Generasi Muda, selanjutnya terserah kita masing-masing untuk menyimpulkan sisi positif dari artikel Potensi Blog Untuk Generasi Muda dan Tantangannya ini. Dari sudut pandang saya dengan latar belakang pendidikan yang saya emban semoga ini bermanfaat dan menambah pengetahuan kita semua. Amin.

Recommended For You

About the Author: Guntur Subing

Memiliki hobi tulis menulis dan mengelola blog. Moto; "Bersemangat dalam Pengembangan Diri dan Terus Belajar Sampai Akhir Hayat"

10 Comments

  1. iya mas ido, dengan tulisan kita bisa bicara luas dalam berpendapat, saya rasa itu salah satu juga potensi blog untuk generasi muda.. salam, trima kasih sudah hampir dan comment mas ido..

  2. haha.. iya itu pengaruh dari globalisasi dan kapitalisasi global, pada akhirnya semua adalah pasar yang prospek untuk di garap mas apri.. mungkin sangat bertolak belakang dengan konsep sosialisme dan konsep-konsep lainnya.. tapi sudut pandang disini lebih melihat potensi blog tersebut dari tinjauan komersialisasi blog itu sendiri, karena tidak bisa dipungkiri seperti yang dikatakan oleh mas guntur febri diatas bahwa "contoh-contoh yang diberikan tentang kesuksesan seorang blogger selama ini indikatornya adalah profit" .. kira-kira begitu pandangan saya tentang potensi blog untuk generasi muda ini..

  3. @guntur febri: iya pak, memang terkadang frame dari apa mendapat apa itu yang susah itu dilepaskan. motivasi ngeblog juga memang macam-macam, tergantung dari yang bersangkutan. tentang potensi blog untuk generasi muda mungkin sosialisasi yang seperti pak guntur febri bilang benar adanya, contoh-contoh yang diberikan tentang kesuksesan seorang bloggeer selama ini indikatornya adalah profit.. mungkin begitu pak kalau pendapat saya

  4. Semoga bermanfaat bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi blog. Potensi blog untuk generasi muda memang sering terlewatkan

  5. kiranya memang selama ini masyarakat kita khususnya generasi muda lebih tertarik untuk menulis di media sosial seperti facebook, twitter, istagram yang menawarkan interaksi lebih aktif ketimbang blog. bisa jadi itu salah satunya, namun faktor masyarakat yang enggan memanfaatkan blog adalah membatasi diri untuk mengapresiasikan tulisan dalam blog karena merasa kurangnya kemauan untuk menulis. sosialisasi akan manfaat blog yang berpotensi menghasilkan profit mungkin cukup membantu meningkatkan minat menggunakan blog. 😀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.