7 Tips dan Trik Sales Mobil Dalam Berjualan

7 Tips dan Trik Sales Mobil Dalam Berjualan

7 Tips dan Trik Sales Mobil Dalam Berjualan. Artikel ini akan membahas pertanyaan tentang Apa yang harus dilakukan oleh seorang sales mobil? Bagaimana cara memasarkan mobil? Cara menawarkan produk mobil ke konsumen? Cara kerja sales mobil? Cara mencari prosepek mobil dan Cara menjadi sales mobil pemula.

Pembahasan kali ini lebih kepada hal-hal yang teknis, mudah-mudahan dapat membantu rekan-rekan sales pemula. Mengapa pemula? Karena yang sudah senior tentu memiliki pengalaman lebih dan memiliki kemampuan di atas rata-rata.

Menjadi sales mobil tentu dituntut mencapai target, jika tidak target maka siap-siap akan didepak dari perusahaan otomotif yang mempekerjakannya. Untuk sales mobil, baik itu Toyota, Mitsubishi, Daihatsu, Honda, Suzuki, Isuzu, Chevrolet, KIA, Hyundai, HINO, Tata dan lainnya tentu memiliki kebijakan masing-masing perusahaan sesuai target setiap sales.

Baca Juga: Modal Penting Menjadi Sales Mobil Profesional

Disini tips dan trik sales untuk mencari order saya jabarkan satu per satu dan silahkan dikembangkan jika ada kawan-kawan yang ingin menambahkannya.

1. Canvasing

Untuk Tips dan Trik Sales Mobil Dalam Berjualan yang pertama adalah Canvasing. Canvasing merupakan cara tradisional dalam pemasaran. Canvasing merupakan langkah teknis para sales untuk menyebarkan brosur, nomor kontak dan pengenalan wilayah pemasaran. Melalui canvasing, para sales bisa berkenalan dan mempromosikan produk secara langsung ke calon pembeli.

2. Mapping Area

Tips dan Trik Sales Mobil Dalam Berjualan yang kedua adalah Mapping Area. Mapping area adalah pemetaan wilayah garapan. Mapping area adalah kunci dalam menjalankan canvasing. Tanpa mapping wilayah garapan, maka canvasing ibarat menjadi sia-sia.

Dalam mapping area, yang harus dipahami dan diteliti adalah:

  1. Letak Geografis
  2. Karakter Masyarakat
  3. Taraf Ekonomi
  4. Mayoritas Pekerjaan dan
  5. Struktur Penduduknya

Mengapa? Sebelum canvasing, mapping area berguna untuk memahami beberapa hal di atas agar wilayah tujuan tepat sasaran.

2.1. Tepat Sasaran

Wilayah/area dengan masyarakat ekonomi ke bawah tentu bukan target canvasing. Itu bukanlah sasaran yang dituju.

Canvasing di wilayah itu bisa dikatakan membuang waktu, biaya dan pikiran. Kita harus tepat dalam memberikan target pemasaran. Siapa yang kita tuju pada wilayah itu.

Kadar kemampuan orang-orang untuk membelanjakan uangnya pada kendaraan bermotor jenis mobil tentu adalah mereka pada kalangan menengah ke atas. Itulah mengapa kebutuhan data yang disebutkan di atas sangatlah penting.

Baca Juga: Tips Menghadapi Surveyor Leasing

2.2. Menjawab Kebutuhan

Kehadiran kita disana adalah menjawab kebutuhan mereka. Misalkan dengan kondisi geografis yang sulit ditempuh tetapi kadar ekonominya tinggi karena hasil perkebunan mereka yang lumayan. Mereka membutuhkan kendaraan siap tempur pada medan yang seperti itu.

Contohnya, untuk wilayah perkebunan karet dan sawit, dimana areal untuk mencapainya sulit, tetapi dengan harga karet dan sawit yang bagus pada tahun-tahun sebelum tahun 2014, masyarakatnya tergolong sejahtera. Di samping membutuhkan kendaraan alat berat seperti truck untuk mengangkut hasil panen, mereka juga membutuhkan kendaraan pribadi yang mampu menembus jalan yang sulit.

Tak jarang mereka justru membeli mobil-mobil seperti Mitsubishi Strada Triton dengan beragam tipe. Mereka jarang memiliki kendaraan seperti Avanza dan Xenia karena track yang mereka lalui memang tidak mampu untuk ditembus kendaraan jenis SUV. Maka dengan kondisi tersebut alangkah lebih elegan jika kita menawarkan kendaraan sesuai dengan kebutuhan mereka.

Artinya keberadaan kita atau kehadiran kita memang untuk menjawab kebutuhan mereka. Adapun jenis kendaraan lain adalah hanya sebatas keinginan.

Jadi canvasing juga harus cerdas dan tidak sebatas berangkat dan menyebarkan brosur-brosur dan nomor kontak. Tetapi juga harus kita mapping terlebih dahulu target pasar yang akan kita tuju. Dengan begitu, jalan yang dilalui lebih efektif dan efisien.

3. Memperbanyak Relasi

Tips dan Trik Sales Mobil Dalam Berjualan yang ketiga adalah memperbanyak relasi. Membangun dan memperbanyak relasi adalah keharusan. Apalagi yang berkaitan dengan produk yang kita jual seperti owner (pemilik)/pengusaha mobil bekas, makelar dan surveyor leasing (CMO, SO)

3.1. Owner atau PIC Mobil Bekas

Bisa jadi para owner atau PIC dari showroom-showroom mobil bekas adalah partner yang sangat baik. Membangun jaringan dengan para penjual mobil bekas adalah langkah strategis untuk mendapatkan konsumen yang tepat.

Keberadaan kita sebagai sales mobil baru adalah sebagai pelengkap jika konsumen mereka membutuhkan mobil baru. Jadi ada hubungan simbiosis mutualisme di dalamnya.

3.2. Makelar Mobil

Selain showroom mobil bekas, relasi yang patut didekati adalah para makelar mobil. Untuk yang satu ini memang harus selektif mana makelar mobil yang baik dan mana makelar mobil yang suka memanfaatkan saja. Ya, ada makelar yang bertanggung jawab dan ada juga yang tidak, tetapi mereka ini mampu memberikan referensi penjualan sehingga harus juga diperbanyak relasinya.

3.3. Surveyor Leasing, CMO atau SO

CMO atau Sales Officer atau Surveyor Leasing adalah partner para sales. Pekerjaan mereka yang sering turun ke lapangan bersama sales kadang-kadang juga memiliki peluang untuk mendatangkan order.

CMO adalah mitra dalam berjualan, karena jika penjualan kita secara kredit maka CMO leasing inilah yang akan berjuang untuk menggolkan pengajuan kredit konsumen kita.

4. Mencatat dan Mengumpulkan data

Untuk Tips dan Trik Sales Mobil Dalam Berjualan yang keempat adalah mencatat dan mengumpulkan data. Jangan lupa selalu mencatat setiap transaksi yang kita lakukan. Nomor telpon, alamat, nama dan database lainnya menjadi data yang akan sangat berguna untuk kedepan. Data-data ini adalah harta karun yang berharga. Jangan abaikan setiap pencatatan yang kita lakukan. Database ini bisa diinput di dalam komputer supaya terdokumentasi lebih aman.

Jika perlu mintalah pada konsumen kita referensi-referensi dan nomor-nomor kontak tetangga mereka yang memiliki kapasitas untuk membeli mobil. Nomor-nomor ini berguna sebagai database untuk memasarkan produk.

5. Promosi Online

Tips dan Trik Sales Mobil Dalam berjualan yang kelima adalah Promosi Online. Promosi online adalah sarana strategis pada saat ini. Para sales mobil bisa menggunakan fasilitas berbayar seperti Google Ads, Facebook Ads, Instagram dan lainnya.

7 Tips dan Trik Sales Mobil Dalam Berjualan

Sarana-sarana online ini sangat efektif sekali untuk menjangkau para peselancar di media sosial dan media pencarian seperti Google.

Promosi juga bisa dilakukan dengan menelpon, mengirim SMS, Broadcast, melalui status pada Wall Facebook, Twitter, WhatsApp dan sarana-sarana media sosial lainnya.

6. Promosi di Media Cetak/Elektronik

Tips dan Trik Sales Mobil Dalam Berjualan yang keenam adalah Promosi di Media Cetak/Elektronik. Media cetak dan elektronik juga merupakan sarana promosi berbayar. Biasanya para sales ketika beriklan di media cetak menggunakan iklan baris. Ada juga yang menggunakan porsi besar dengan lima sampai empat orang isinya. Mereka patungan beriklan dalam tim yang sama agar lebih ringan biayanya.

7. Memasang Banner/Spanduk

Tips dan Trik Sales Mobil Dalam Berjualan yang ketujuh adalah Memasang Banner/Spanduk. Memasang banner/spanduk adalah cara konvensional, namun dengan menyesuaikan sarana-sarana dengan teknologi kekinian dijamin tidak akan ketinggalan. Para kandidat pilkada pun masih menggunakan cara ini. Artinya sarana ini juga masih efektif, tapi mungkin dari segi efisiensi lebih boros karena jangkauan yang terbatas.

Memasang spanduk, banner, stiker dan alat promosi lainnya ini disesuaikan dengan hasil mapping area di atas. Dengan asumsi tidak merusak pemandangan dan pada tempat yang memang diizinkan. Karena jika kedua hal itu tidak kita indahkan bisa saja justru akan mendatangkan ketidaksimpatian masyarakat setempat.

Kesimpulan

Menjual membutuhkan strategi. Dengan strategi yang tepat melalui Tips dan Trik Sales Mobil Dalam Berjualan ini mudah-mudahan bisa mencapai target yang telah ditetapkan.

Dari tulisan di atas ada beberapa poin penting dalam meningkatkan penjualan seperti canvasing, mapping area, memperbanyak relasi, mencatat dan mengumpulkan data, promosi online, promosi di media cetak/elektronik dan memasang banner/spanduk.

Tulisan ini hanyalah teori yang tidak akan jalan jika tidak diimplementasikan. Mudah-mudahan apa yang disajikan disini dapat memberikan masukan, saran dan membantu rekan-rekan yang berprofesi atau akan berprofesi sebagai sales mobil dalam berjualan.

Sales mobil adalah salah satu profesi yang menjanjikan, disamping gaji yang besar ada juga bonus berupa insentif dari kantor dan bonus-bonus lainnya dari rekanan seperti leasing. Siapa yang sukses dan mampu mengembangkan dirinya pada profesi ini maka ia bisa lebih sejahtera dan berkembang di masa depan.

Baca Juga: Cara Menjadi Sales Mobil Sukses

Mudah-mudahan artikel 7 Tips dan Trik Sales Mobil Dalam Berjualan ini menjawab semua pertanyaan tentang Apa yang harus dilakukan oleh seorang sales mobil? Bagaimana cara memasarkan mobil? Cara menawarkan produk mobil ke konsumen? Cara kerja sales mobil? Cara mencari prosepek mobil dan Cara menjadi sales mobil pemula.

Recommended For You

About the Author: Aksi ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.