Tips Desk Collection Menagih Hutang Melalui Telepon

Tips Desk Collection Menagih Hutang Melalui Telepon

 

 

Tips Desk Collection Menagih Hutang Melalui Telepon – Menjadi Desk Collection memang menyulitkan, apalagi komunikasi yang dibangun oleh divisi kolektor (Debt Collector) yang satu ini adalah melalui telepon. Ditambah lagi pekerjaan ini berkaitan dengan uang, sangat potensial dan memiliki peluang yang besar untuk emosional. Jika emosi tidak dikendalikan, potens kerugian akan menimpa dan menghambat berkembangnya karir.

Namun, jangan putus asa, Kaplan Group salah satu agen penagihan utang memberikan tips atau cara yang bisa digunakan untuk memecahkan persoalan itu.

Baiklah, tanpa panjang lebar, berikut, admin kutip apa saja tips atau trik yang bisa digunakan oleh Desk Collection dalam menagih hutang.

Tahap Persiapan

Pastikan semua file yang relevan dengan akun tagihan telah disiapkan. Tinjau semua catatan. Jika perlu sebelum menelepon diskusikan terlebih dahulu segala persiapan dengan kepala kolektor dan kolektor lapangan.

Baca Juga: 10 Tips Menjadi Kolektor yang Mengagumkan

Setelah menelepon, catat baik-baik apa yang dibicarakan. Ini akan membantu jika panggilan telepon akan berlanjut atau tidak. Salah satu kunci penagihan melalui telpon berjalan buruk adalah saat ketika seseorang menjadi frustrasi karena harus mengulang ceritanya.

Tetap fokus

Jangan menelepon lima menit sebelum makan siang, atau ketika Anda masih menyelesaikan masalah yang sulit dengan akun lain. Jangan periksa email atau Facebook saat telepon berdering. Jika Anda kehilangan fokus saat menelepon, kemungkinan Anda akan membuat situasi yang sulit menjadi lebih buruk. Latih diri Anda untuk tetap fokus dan pada saat menelepon. Jangan biarkan pikiran anda menerawang dan memikirkan hal lain.

Baca Juga: Tips Sukses Menjadi Kolektor – Debt Collector Bank, Leasing dan Sektor Bisnis Lainnya

Jika perlu, istirahatlah sejenak untuk menjernihkan pikiran. Dengan pikiran yang jernih berarti anda telah mempersiapkan mental untuk menelepon nasabah yang menunggak.

Dengarkan dengan seksama  

Ketika seseorang menjelaskan masalah, atau situasi, jangan menyela, bahkan untuk meminta klarifikasi tentang suatu hal. Sebagai gantinya, saat mereka berbicara, tuliskan setiap detail dan pertanyaan yang ingin Anda ajukan, dan tanyakan setelah orang selesai berbicara.

Dengan mendengarkan seluruh cerita terlebih dahulu memberi Anda ide yang lebih baik tentang masalah atau pertanyaan yang akan dipersiapkan. Hal ini akan membantu nasabah yang menunggak menjadi merasa lebih baik.

Ketika orang memiliki masalah, satu hal yang penting, mereka ingin didengarkan.

Bersikap sopan

Pastikan untuk mengambil napas dalam-dalam dan tersenyum sebelum melakukan panggilan telepon, sama seperti Anda sedang mempersiapkan diri untuk bertemu seseorang secara pribadi. Anda benar-benar dapat mendengarkan baik sikap, ekspresi wajah, dan postur seseorang melalui telepon.

Jika tidak dapat menghormati dan mendengarkan dengan penuh empati, sebaiknya anda tidak meneleponnya. Mengingatkan diri Anda sebelum menelepon bahwa setiap orang memiliki cerita, dan semua orang berhak mendapatkan empati adalah cara penting untuk membantu telepon anda berjalan lebih lancar.

Belajar mengenali panggilan yang sulit

Kita cenderung menganggap penelepon yang payah sebagai orang yang berteriak pada kita, atau menghalang-halangi kita. Semakin cepat Anda mengenali bahwa suatu panggilan telepon mungkin menyulitkan, semakin mudah bagi Anda untuk mempersiapkan mental untuk itu.

Contoh panggilan yang mungkin berubah menjadi sesuatu hal yang menyebalkan adalah termasuk orang-orang yang mengoceh tak karuan, orang-orang yang kesal karena alasan yang tidak terkait dengan telepon anda, orang-orang yang merasa terganggu dengan telepon anda, serta orang-orang dengan kisah yang benar-benar menjengkelkan.

Baca Juga: Kiat Sukses Menagih Hutang Dengan Telepon, Email, WhatsApp dan SMS

Untuk mengatasi situasi ini, anda harus bersabar. Jangan takut untuk bertanya apakah saat ini adalah waktu yang tepat untuk menelepon atau jika ada waktu yang lebih baik untuk anda dihubungi kembali.

Biarkan saja

Percaya atau tidak, bagian yang paling sulit dalam menangani telepon adalah menyelesaikannya. Buat catatan Anda, dan kemudian, tarik napas dalam-dalam dan biarkan panggilan pergi. Ketika Anda menutup telepon, pastikan Anda menutup panggilan juga. Menghadapi stres dalam mengatasi situasi yang sulit dapat membuat panggilan lain menjadi lebih sulit daripada seharusnya, dan bahkan memengaruhi hubungan Anda di kantor dan di luar pekerjaan. Tidak ada manfaat untuk melanjutkan menghidupkan kembali panggilan yang sulit.

Baca Juga: Cara Kerja Kolektor Finance/Leasing/Perusahaan Pembiayaan Agar Sukses

Mempelajari cara menagih utang dengan telepon membutuhkan latihan dan pengalaman. Semakin berpengalaman Anda, maka tidak hanya keterampilan negosiasi alot yang Anda butuhkan, tetapi juga pada kemampuan berempati dan mendengarkan secara aktif.

Penutup

Bagaimana? Apakah artikel Tips Desk Collection Menagih Hutang Melalui Telepon ini membantu? Mudah-mudahan dapat meringankan pekerjaan para Desk Collection dalam melakukan penagihan, baik yang bekerja di perbankan, leasing, pembiayaan, finance, atau apapun jenis perusahaan tempat anda bekerja.(***)

Referensi:

#Kiat Sukses Menagih Hutang Dengan Telepon 

#Email, WhatsApp dan SMS, kiat menjadi kolektor yang sukses 

#Kiat sukses menjadi kolektor 

#Tips menjadi kolektor yang sukses

#Tips sukses menjadi kolektor 

#Tips menagih hutang yang sukses 

#Cara penagihan yang baik 

#Cara sukses menjadi kolektor 

#Cara menjadi kolektor sukses 

#Tips kerja kolektor supaya sukses 

#Tips menagih hutang yang sukses

#Tips sukses menagih hutang

Recommended For You

About the Author: Guntur Subing

Memiliki hobi tulis menulis dan mengelola blog. Moto; "Bersemangat dalam Pengembangan Diri dan Terus Belajar Sampai Akhir Hayat"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.