Tips Sukses Menjadi Kolektor – Debt Collector Bank, Leasing dan Sektor Bisnis Lainnya

Tips Sukses Menjadi Kolektor – Debt Collector Bank, Leasing dan Sektor Bisnis Lainnya

Tips Sukses Menjadi Kolektor-Debt Collector Bank, Leasing dan Sektor Bisnis Lainnya, Kebutuhan akan Debt Collector (Kolektor) hampir terjadi pada semua lini bisnis saat ini. Bagaimana tidak, Debt Collector telah menjadi bagian yang tak terpisahkan di hampir setiap operasi bisnis, baik pada sektor perdagangan, perbankan maupun pembiayaan.

Hal ini juga diimbangi dengan situasi ekonomi yang sulit saat ini, debitur (pihak yang berhutang) mungkin mengalami lebih banyak masalah daripada biasanya dalam mengatasi pembayaran utang mereka. Ketika faktur atau angsuran tidak dibayar, mungkin saatnya Kolektor harus bekerja lebih keras lagi dalam mendapatkan piutang yang tak tertagih.

Melalui edisi kali ini, admin berhasil menghimpun Tips Sukses Debt Collector untuk mendapatkan piutang yang dibayarkan. Seperti halnya setiap pekerjaan, ada cara baik-baik dan cara yang buruk untuk menagih utang. Inilah beberapa cara untuk meningkatkan kesuksesan Anda yang berkonsentrasi pada profesi Debt Collector.

Persiapan

Sebelum melakukan kontak awal dengan debitur yang nakal, pastikan anda mempersiapkan segala sesuatunya untuk mengetahui semua tentang pelanggan (debitur). Buat salinan semua faktur, angsuran, kontrak, dan informasi lainnya yang akan membantu anda berbicara dengannya. Baik dari sisi pengetahuan, profesionalitas maupun secara pribadi.

Dokumentasi

Saat berbicara dengan pelanggan tentang hutang yang belum dibayar, perhatikan dengan seksama tentang semua yang telah dibahas, termasuk komentar pelanggan jika ada perselisihan utang di masa depan. Jika perlu dokumentasikan semua percakapan yang ada, termasuk rekaman pembicaraan, sampai dengan schreenshoot pesan WhatsApp maupun SMS anda kepada nasabah. Masukkan semua ke dalam sistem saat percakapan masih segar di pikiran Anda. Seiring waktu, terus tambahkan detail tambahan apa pun ke file Anda untuk menjaganya tetap up-to-date.

Jangan Sepelekan Siapapun

Siapapun dia, walaupun dalam keadaan sulit menagihnya, tetaplah berikan respek padanya. Mungkin saja suatu saat nanti yang bersangkutan akan menjadi rekan bisnis yang potensial.

Hati-hati dengan nada dan kata-kata Anda pada saat ini. Jaga intonasi anda, tunggu dan dengarkan apa yang dikatakan olehnya, dan pastikan untuk mendokumentasikan interaksi dengan cermat dan akurat.

Jadilah Pribadi yang Menyenangkan dan Kendalikan Diri Anda

Nada suara anda dapat memengaruhi seberapa sukses percakapan itu. Jika Anda memulai percakapan dengan nada ramah, non-konfrontatif, pelanggan dapat merespons lebih positif. Setelah Anda mengkonfirmasi bahwa Anda berbicara kepada orang yang tepat tentang tagihan atau angsuran yang belum dibayar, tanyakan apakah Anda dapat melakukan sesuatu untuk membantu.

Tanyakan apakah mereka memerlukan informasi tambahan. Jika Anda bertindak seperti Anda peduli atau dapat memahami sisi debitur, mungkin saja dapat mencegah orang tersebut menjadi defensif. Untuk itu tetap terkendali dan lepas dari situasi yang menegangkan. Bagaimanapun, pekerjaan Anda dalam penagihan utang memiliki tujuan yang utama yakni berhasil tertagih secara penuh dan sesegera mungkin.

Hindari Konfrontasi dan Manipulasi. Berusahalah untuk mencari tahu apa alasan debitur tidak membayar. Dengarkan baik-baik apa yang dikatakan orang tersebut kepada Anda, dan rasakan apakah orang tersebut jujur ​​kepada Anda. Seringkali, firasat Anda akan benar.

Hentikan Kemarahan dan Gangguan

Hal terbaik yang harus dilakukan seorang Debt Collector adalah selalu tetap tenang bahkan jika debitur bertindak kasar. Jika ini terjadi, dan kemarahan itu terjadi pada saat kontak telpon lebih baik Anda menyarankan untuk menelepon kembali nanti. Jika bertemu secara langsung, mohon bersabar dan katakan padanya anda akan datang kembali lagi, mungkin waktu itu sangat tidak tepat.

Apa pun yang terjadi, selalu dengarkan baik-baik apa yang dikatakan nasabah dan coba jadikan dialog konstruktif sebanyak yang Anda bisa. Penting untuk membiarkan debitur merasa dia mengalami kemajuan.

Berikan Pilihan

Jika seorang nasabah mengalami kesulitan melunasi utang, ada kemungkinan baginya untuk melakukan pembayaran dari waktu ke waktu. Cobalah untuk membuat rencana yang akan berhasil baginya. Tujuannya adalah agar pelanggan membayar seluruh utang secepat mungkin. Dengarkan baik-baik dan tawarkan pilihan sampai mendapatkan opsi yang terbaik.

Rekap Persyaratan

Setelah rencana pembayaran disetujui, sebutkan secara verbal rencana untuk debitur. Ringkasan ini harus mencakup spesifikasi kapan debitur akan mengirim setiap pembayaran, dan bentuk pembayaran apa yang akan digunakan. Kemudian dokumentasikan secara tertulis janji pembayaran yang akan dilakukannya. Minta debitur untuk menelepon atau memberitahu setelah pembayaran dilakukan.

Tetap Berkomunikasi

Jika debitur tidak mampu membayar utangnya segera, selalu penting untuk menjaga komunikasi tetap berjalan. Dia mungkin dapat membayar di masa depan. Dengan berbicara kepada debitur atau mendengarkan apa yang dia katakan, mungkin dapat membantunya mencari cara untuk mulai membayar lebih cepat. Sementara semakin lama hutang, semakin sulit untuk melakukan pembayaran yang semakin menggunung, maka upayakan pembayaran menjadi sesegera mungkin.

Strategi Dasar Untuk Meningkatkan Kesuksesan Penagihan Utang

Belajar untuk secara efektif dalam menagih utang membutuhkan kesabaran dan ketekunan. Serang kolektor terbaik adalah mereka yang telah mengasah keterampilan mereka selama bertahun-tahun, mempelajari strategi apa yang cenderung mendorong debitur untuk melakukan pembayaran.

Berikut ada beberapa strategi yang cukup sederhana dalam penagihan, yang berhasil dirangkum:

Hal yang paling penting bagi setiap kolektor ketika menghubungi debitur adalah TIDAK PERNAH menagih secara kasar atau mengancam. Ini adalah kesalahan terburuk seorang kolektor dan dapat menimbulkan konsekuensi hukum terhadapnya. Kolektor tidak boleh mengancam debitur atau membuat klaim palsu dalam bentuk apa pun selama upaya penagihan.

Penting juga bagi para kolektor bahwa debitur sering juga lebih galak daripada yang memberi hutang. Jika debitur menjadi agresif atau konfrontatif, penting bagi kolektor untuk tetap tenang dan profesional.

Cobalah berbicara dengan debitur dengan cara yang akan mendorongnya untuk tenang sehingga Anda dapat mendiskusikan utang, atau mengakhiri panggilan dan menghubungi dia lagi setelah dia punya waktu untuk menenangkan diri. Jika terpancing emosi dan anda larut ke dalamnya akan menghambat upaya penagihan.

Tetapi, ketika menghubungi debitur, penting juga untuk menuntut tindakan cepat. Tetapkan tenggat waktu khusus untuk pembayaran atau, setidaknya, untuk kontak lebih lanjut, dan jika tenggat waktu terlewatkan hubungi debitur pada hari berikutnya. Ini akan memberikan sinyal padanya bahwa anda serius dan kegagalan dalam penagihan akan berdampak tidak baik. Bersikaplah tegas dengan debitur sehingga ia akan memikirkan cara untuk membayar hutangnya.

Salah satu tips terakhir bagi seorang kolektor adalah coba ajukan permintaan apa yang diinginkan olehnya. Cari tahu alasan belum membayar dan gunakan informasi itu untuk mengembangkan solusi yang terbaik bagi debitur dan kreditur.

Setiap situasi adalah unik sehingga penting untuk mendapatkan pemahaman yang jelas tentang situasi keuangan debitur sebanyak mungkin ketika membuat rencana pembayaran.

Dengan menggunakan strategi dasar ini sebagai titik awal, seorang kolektor dapat dengan cepat mendapatkan gagasan tentang taktik dan strategi apa yang bekerja untuk meningkatkan efisiensi dalam proses penagihan.

Demikan artikel tentang Tips Sukses Menjadi Kolektor/Debt Collector Bank, Leasing dan Sektor Bisnis Lainnya. Untuk edisi lengkap tentang kolektor bisa disimak disini;

  1. Cara Kerja Kolektor (Collector) Finance/Leasing/Pembiayaan Agar Sukses
  2. Kiat Sukses Menagih Hutang Dengan Telpon, Email, WhatsApp dan SMS
  3. Tips Desk Collection Menagih Hutang Melalui Telepon
  4. Tips Sukses Menjadi Kolektor/Debt Collector Bank, Leasing dan Sektor Bisnis Lainnya
  5. 10 Tips Menjadi Kolektor (Debt Collector) yang Mengagumkan

Referensi:

#Kiat Sukses Menagih Hutang Dengan Telepon 

#Email, WhatsApp dan SMS, kiat menjadi kolektor yang sukses 

#Kiat sukses menjadi kolektor 

#Tips menjadi kolektor yang sukses

#Tips sukses menjadi kolektor 

#Tips menagih hutang yang sukses 

#Cara penagihan yang baik 

#Cara sukses menjadi kolektor 

#Cara menjadi kolektor sukses 

#Tips kerja kolektor supaya sukses 

#Tips menagih hutang yang sukses

#Tips sukses menagih hutang

Recommended For You

About the Author: Guntur Subing

Memiliki hobi tulis menulis dan mengelola blog. Moto; "Bersemangat dalam Pengembangan Diri dan Terus Belajar Sampai Akhir Hayat"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.